10 Benda yang Menjadi Teman Setia ‘Busui’ Aktif

1. Atasan yang casual

Salah satu yang membedakan ibu hamil dan menyusui adalah bukaan baju.
Kalau ibu hamil bisa pakai dress ataupun baju 2 potong (atas bawah). Selama longgar dan tidak berbahaya bagi janin. Tak ada bukaan pun tidak akan jadi masalah. Berbeda dengan ibu menyusui. Jika dressnya tidak ‘breastfeeding friendly’ ya tentunya tidak bs pakai dress (terusan). Mayoritas Ibu menyusui yang mau bepergian atau bekerja biasanya hanya pakai model baju 2 potong (atas bawah) kalau mau keluar. Tapi tidak usah khawatir. Cari blouse yang mempunyai bukaan depan, kalau tdk ada yg full usahakan bukaan depannya mencapai bawah dada. 3-4 kancing lebih, agar bayi serta ibu mudah dan nyaman saat menyusui. Bisa juga memakai Inner berbahan kaos atau katun (tetap dengan opsi bukaan depan) plus cardigan yang cocok, fungsi cardigan adalah untuk menutupi kalau-kalau harus menyusui di muka umum/tdk tersedia nursing room. Hindari atasan yang memakai manik-manik dan retsleting karena dikhawatirkan akan melukai bayi kalau terkena manik-manik/restsletingnya. Dan pemakaian retsleting saya rasa akan membuat payudara ibu jadi kurang nyaman. Intinya, walaupun tidak memakai dress dan belum memiliki baju khusus menyusui, ibu yang aktif tetap bs keliatan anggun, cantik dan bisa menyusui anaknya.

Kalau nekat ingin memakai t-shirt pd saat keluar rumah, ibu2 bisa pakai apron menyusui untuk menutupi aktifitas menyusui di muka umum. Tetapi harus diingat, tidak semua bayi dapat menyusui sambil ditutupi mukanya loh!

2. Bawahan yang nyaman

Tidak semua ibu-ibu beruntung memiliki badan yang dapat dengan cepat kembali ke bentuk semula (seperti sebelum hamil). Mayoritas masalah ibu menyusui adalah postur tubuh yang membengkak dan susah untuk dikecilkan. Celana jaman hamilpun kembali jadi andalan. Biasanya untuk 6bulan – 1tahun keadaan tubuh tidak ada perubahan jika memang si ibu tidak melakukan olahraga yang berarti. Tapi banyak juga ibu-ibu diantaranya yang bisa menurunkan berat badan karena menyusui serta banyak begadang. Bagi yang memiliki masalah berat badan berlebih, Hindari memaksakan memakai rok yang mengembang (seperti rok tutu atau sejenisnya) leging dan skinny jeans jaman sbelum hamil dulu karena hanya akan keliatan kurang bagus serta menyiksa diri sendiri. Waktunya ganti celana yang lebih longgar atau rok yang simple (tidak mengembang) dan bisa jg memakai celana hamil/jaman hamil dlu. Tidak berlaku untuk kelompok ibu-ibu yang beruntung bisa turun beratbadan dengan sendirinya.

3. Breastfeeding outfit (tentu saja!)

Jika bunda tidak keberatan untuk mengeluarkan uang belanja lebih, baju khusus ibu menyusui bisa jadi alternatif paling jitu. Selain berfungsi sebagai pakaian biasa yang nyaman, kita juga diberi kemudahan dalam menyusui karena bajunya memang khusus dibuat untuk dipakai ibu menyusui. Tentu saja, namanya juga breasfeeding outfit (baju menyusui).

Produk Chimod sendiri mengeluarkan salah satu line clothing yang diberi nama ‘FOR MOM’. Line ini khusus untuk pakaian busui. Selain pertimbangan modelnya yang unik dan khas, bahan juga terjamin aman dikulit karena memakai bahan organik dan pengerjaannya sangat teliti. Jadi ga ada tuh cerita jaitan yang ‘galau’ kalau bajunya dari merk Chimod :D Yang tidak menyusui pun tidak usah khawatir, karena baju menyusui dari Chimod ini bisa dipakai oleh siapa saja (asalkan wanita ya, hehe) termasuk yang tidak menyusui sekalipun :)

 

Ini salah satu contoh breastfeeding top keluaran chimod ‘for mom’ :)

4. Baby Carrier

Ada banyak sekali jenis baby carrier di jaman sekarang. Yang paling ngetop itu model sling, warp dan gendongan instant/backpack style. Dari 3 jenis baby carrier tersebut masing-masing punya kekurangan dan kelebihan tersendiri.

Yang pertama adalah model sling. Sling ini termasuk gaya gendongan tradisional, sejak jaman dulu sebelum ada internet orang tua kita rata-rata memakai gaya gendongan ini. Kelebihannya adalah gaya sling ini paling nyaman untuk menggendong si kecil yang masih newborn/infant. Kekurangannya itu kalau anak sudah agak besar/beranjak toddler/balita, gaya gendong sling ini jadi kurang nyaman karena penopangnya hanya ke satu pundak. Jadi beratnya terasa sekali. Rata-rata keluhan dimulai jika si ibu belum terbiasa menggendong atau anak sudah agak besar. Model sling sekarang bermacam-macam. Makin lama makin beragam. Ada yang memiliki lapisan busa yang empuk dan lembut jadi pundak tidak terlalu terbebani. Ada juga yang pakai ring dan lain-lain.

Yang kedua adalah model warp. Biasa dikenal dengan sebutan baby warp. Baby warp pemakaiannya sangat unik. Hanya saja untuk model yang satu ini saya belum pernah mempunyai dan mencoba memakainya. Jadi tidak bisa menulis banyak. Kalau melihat dari banyaknya review, kenyamanan baby warp tergantung pada bahannya. Karena jika bahannya tidak bagus, maka baby warp pun akan terasa panas dan tidak nyaman dipakai oleh bayi. Dan sang ibu harus banyak berlatih untuk membiasakan diri memakainya. Tapi saya pikir model warp ini unik dan lucu.

Yang ketiga adalah model gendongan instant/backpack style. Sesuai dengan nama gayanya ‘backpack style’ bentuknya memang seperti tas ransel. Memiliki beberapa ‘buckle’ yang aman kalau terkunci. Secara pribadi dari ketiga model gendongan, saya paling menyukai model backpack ini karena ada beberapa merk carrier yang menyediakan fasilitas gendongan dari newborn. Hanya saja sama seperti baby warp, pemakai jenis gendongan ini harus terbiasa memakainya agar terasa lebih mudah pas menggendong si kecil. Kekuatan Backpack style ini paling besar karena (kalau kitanya kuat) bisa mengangkut anak sampai mencapai berat badan 15kg atau lebih sedikit dengan tidak begitu merasa terbebani seperti menggendong dengan baby carrier lain. Tetapi hal ini juga harus melalui beberapa pertimbangan dulu, seperti kekuatan si ibu dan usia anak kalau sudah terlalu dewasa tidak baik membiarkannya terus digendong.

5. Nursing Bra

Ini dia yang benar-benar wajib dimiliki oleh setiap busui. Memilih nursing bra itu gampang-gampang susah. Tidak semua nursing bra nyaman dipakai. Bahkan setiap produk mahal tidak bisa menjamin nyaman saat dipakai. Nursing bra yang bagus adalah yang berbahan aman dikulit/tidak bikin iritasi, dapat menyangga payudara ibu (rata-rata payudara ibu sehabis melahirkan/saat menyusui suka membesar), memiliki pad yang lumayan tebal karena puting payudara seorang busui juga suka membesar. Dan gampang dibuka tutup dengan satu tangan.

6. Diaper Bag

Keistimewaan diaper bag adalah tasnya tidak mudah basah. Gampang dibawa dan memiliki banyak tempat penyimpanan. Cocok sekali dibawa busui bepergian dengan si kecil. Kadang di beberapa diaper bag yang bagus terdapat alas yang besar untuk si kecil ganti popok dan tempat termos/dot agar tidak bocor kemana-mana kalau tumpah. Banyak pilihan merk dan harga yang bisa disesuaikan dengan selera dan budget busui.

Kalau tidak mempunyai diaper bag, tas besar yang nyaman di jinjing juga tidak menjadi masalah. Yang penting keperluan si kecil dan bunda bisa dibawa secara ringkas dan aman.

7. Breast Pad

Layaknya popok, terdapat 2 macam breastpad. Ada yang disposable breast (nursing) pad, ada juga yang nursing breast pad biasa (yang dapat dicuci). Masing-masing juga punya keunggulan tersendiri. Kelebihan disposable nursing pad adalah nyaman dan terasa selalu bersih karena tiap penuh pasti langsung dibuang lalu ganti baru. Kekurangannya hanya terletak di budgeting saja karena seperti disposable diaper yang sekali pakai langsung buang. Beda dengan nursing pad yang bisa dicuci, kelebihannya hemat dan bisa bertahan lama kalau kita menjaganya dengan baik. Kekurangan nursing pad biasa ini adalah jika nursing pad sudah sering terpakai dan dicuci, kekuatan menampungnya jadi berkurang dan ASI kadang bisa tembus keluar walaupun nursing pad belum penuh.

Saya pribadi lebih condong ke disposable nursing pad karena kepraktisannya dalam pemakain, hanya saja kurang ramah dikantong serta lingkungan (tidak go green) hehehehe…..

8. Breast Pump

Pompa ASI ini adalah salah satu yang terpenting bagi mayoritas busui yang masih aktif bekerja diluar rumah. Karena berkat benda ini sang ibu masih dapat memberikan ASI walaupun jauh dari anak karena harus bekerja. Memilih pompa ASI juga gampang-gampang susah karena tidak semua merk bisa cocok di masing-masing ibu. Pilihlah Pump yang paling nyaman dan tidak terasa sakit dalam memompa ASI. Kalau masih ragu dan bingung membeli pompa ASI karena takut ternyata tidak cocok, busui bisa mencoba untuk menyewa terlebih dahulu. Yang saya tau sekarang ini di kota-kota besar sudah mulai banyak tempat penyewaan pompa ASI.

9. Milk Container

Ini lanjutan dari bahasan yang point 8 barusan. Tidak komplit rasanya tidak ada Milk Container. Untuk memilih kontainer yang bagus sangatlah mudah. Kita hanya dihadapkan pada 2 pilihan. Yang pertama kontainer kaca, yang kedua adalah kontainer plastik. Tapi hati-hati jika memilih kontainer plastik, sebab busui harus tau bahwa tidak semua jenis plastik dapat digunakan untuk si kecil. Yang aman adalah yang sudah ada logo atau keterangan BPA FREE. Nanti kita bahas tentang BPA Free di lain waktu.

Kelebihan kontainer kaca adalah murah dan mudah dibersihkan. Namun kekurangannya adalah bahaya jika jatuh atau retak, karena suhu yang dibutuhkan untuk menyimpan susu itu harus dingin sekali, dibawah nol derajat paling baik agar kandungan ASI tidak pecah. Kalau kita menggunakan kontainer plastik, tidak usah khawatir akan pecah seperti kontainer kaca. Kekurangannya agak sulit dibersihkan kalau tidak memakai sabun khusus mencuci peralatan bayi dan harga plastik BPA FREE itu masih tergolong relatif mahal.

10. Baju Daster

Aktif atau tidak, bekerja atau tidak, baju ini paling wajib dimiliki oleh ibu-ibu di seluruh nusantara. Kenapa? karena menurut saya tidak ada baju yang dapat menyaingi nyamannya baju daster.

Sebenarnya masih banyak yang bisa dibahas, tapi kalau kebanyakan nanti malas bacanya. Hehehe….
Terima kasih sudah bersedia meluangkan waktunya yang berharga untuk membaca disini.

Semoga bermanfaat :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *