Dj Arie Broadcasting School

Saya sempat mendaftar jadi murid DJ Arie Broadcasting School untuk menutupi kekhawatiran “demam panggung” yang akan saya derita nanti saat konferensi pers. Namun, bisa dibilang kali ini saya ‘agak’ salah alamat dan ‘agak’ terlambat mengikuti pelajaran. Soalnya ternyata yang datang kesini rata-rata ‘anak-muda’. Angkatan ’90-an nya hanya 3 orang saja. Salah satunya saya sendiri. Hehehe…. pengen tau gimana kelanjutannya?? 

Dj Arie School sendiri itu sebenernya apa sih? DJ Arie School itu adalah sekolah bisa disebut juga kursus alias pelatihan or training untuk public speaking, Broadcasting, khususnya penyiar radio. Kelas TV Presenter dan Master of Ceremony ( MC ) juga ada. Lokasi DJ Arie School ini kebetulan ada di Bandung. (nanya sendiri jawab sendiri, praktis kan si saya ini :p)

Dibilang salah alamat itu bukan salah alamat kaya ayu ting-ting yang dikasih alamat palsu…. (haha masih usum?). Itu semua karena murni kesalahan saya sendiri yang salah pilih kelas. Sebenarnya sih ga salah-salah juga (Lah, trus?!) . Saya ceritain aja ya singkatnya ya….

Pertama kali daftar itu saya langsung pilih salah satu kelas yang bernama “IHT” kepanjang dari In House Training. Itu seperti trialnya kelas DJ Arie. Jadi saya disini diajarin dasar-dasar dari broadcasting. Sayangnya yang saya butuhkan itu adalah presentation skill. Dan malangnya, pelajaran persentation skill itu ada di jadwal terakhir mendekati tanggal-tanggal saya harus presentasi untuk keperluan mengatasi demam panggung yang tampaknya bakal saya alami sebentar lagi. Huhuhuhu…. :(

Kadang enjoy kadang ga enjoy sih belajar disini. Mengingat saya sendiri yang salah pilih kelas, lantas dikelas diajarin cara mix and nge DJ, terus gaul sama temen-temen yang seusia sama adik itu rasanya sesuatu, merasa muda kembali gitu, kadang canggung juga liat sebagian anak cewek dari kelas lain yang masih abegeh suka pdkt ke lawannya sambil cengengesan, hahaha….. I feel you because (very looong time ago) I’ve been in that situation too, honey. Dan sekarang, hal itu bukan saya banget deh! (saya mau nyombong ceritanya sok’dewasa-sok’tua hahay :p)

Jadi hati-hati untuk pilih kelas ya, jangan kaya saya yang salah pilih kelas :(

But Overall, selain saya jadi punya temen abegeh yang keceh-keceh, saya juga banyak dapet ilmu yang bermanfaat darisini. Beberapa point berharga dikasih sama DJ Arie langsung. Khususnya untuk kondisi pada saat kita persentasi atau dalam interview pekerjaan yang berhasil saya tangkap adalah :

1. First impression is always a number 1! Penampilan secara fisik itu sangat penting, people ‘do’ judge you by your cover at first. No matter what…..
2. Usahakan selalu terlihat fresh, menyenangkan alias fun, dan selalu getting excited about everything, pasti orang juga yang nginterview dapet energi positif yang kamu pancarin.
3. Be a smart person. Kasih jawaban-jawaban yang menyenangkan (fun), berwawasan (up to date), sopan, tapi pintar.
4. Jadilah orang yang selalu tau tentang pekerjaan yang mau kita incar itu. Pasti kamu akan ditanya, sejauh ini apa aja yang lo tau tentang brandnya (radionya, programnya, dll). Jadi pilih dan siapin jawaban-jawaban dari malem sebelumnya (kalo perlu ya dari jauh-jauh hari lah ya), begitu nanti kamu ditanya, kamu akan tau harus jawab apa.
5. Kalopun secara teknik siaran kamu masih kurang berpengalaman, tapi semua itu masih bisa dilatih, dan masih banyak waktu untuk belajar. Tunjukan kalo kamu adalah orang yang pekerja keras, mau belajar, dan mau menerima masukan apapun dan kapanpun.
6. And for this one, I’m absolutely remember when mas Arie has told me. Just be yourself! Tetep tunjukin apa adanya diri kita, karena semua manusia diciptain unik dan berbeda antara satu sama lainnya, jadi pasti ada signature yang itu udah jadi ciri khas nya kamu, yang gak semua orang punya, dan yang akan menjadi air personality kamu nantinya.

Satu lagi quote favorit saya dari Mas Arie itu adalah :

“Langit tidak perlu menjelaskan bahwa dirinya tinggi”  — (if you know what I mean :p)

iht49

(Maaf ga semuanya ikut kephoto soalnya waktu photo sebagian besar udh pd pulang)

Terima kasih banyak untuk DJ Arie School, walaupun hanya sebentar merasakan belajar di DJ Arie School bahkan ga jarang saya merasa dikacangin juga, hahaha… (miris banget ya ^_^;)

Last but no least, belajar itu bukan hanya menyerap pengetahuan dari orang lain, tapi yang terpenting adalah belajar untuk mengaplikasikannya.

So, Good luck guys… See you in the air :p (ngikutin gaya DJ Arie nya XD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *