My First Japan Trip – Day 4 “Kyoto the Beautiful Ancient City”

Tolong siapkan obat anti mual nya ya karena bakalan semakin banyak photo narsis yang terpampang di blog ini. Hihi… Peace. Hari ke empat ini, (rencana nya sih :p) pagi-pagi sekali kami pamitan dengan Apato milik Bryan. Dengan Bryan nya hanya via telepon, hehe…. Lanjut menuju stasiun kereta shinkansen karena kami akan melanjutkan perjalanan menuju Kyoto. Yaayy!! Kata Yussy, pelesir kesini belum terasa ‘Jepang’-nya kalau belum mengunjungi Kyoto.

Kami sudah booking penginapan via internet di salah satu daerah Higashiyama. Biar dekat dengan Kiyomizu-dera. Salah satu tujuan wisata yang terkenal di Jepang. Bakalan kami kunjungi untuk rencana perjalanan di hari ke lima nanti besok.

Seperti yang sudah dijelaskan di postingan saya yang terdahulu disini, kami memakai JR-PASS untuk bepergian selama di Jepang. Jadi sewaktu akan berangkat ke Kyoto, kami hanya perlu reservasi tiket untuk tempat duduk, langsung di loket sebelum naik shinkansen. Enak yaaa pake JR-PASS. Bisa ke Kyoto tanpa harus beli tiket lagi ^_^

Karena perjalanan dari Tokyo menuju Kyoto itu memakan waktu 2-3jam, kami memutuskan untuk membeli bento di stasiun. Agak susah juga cari bento yang bisa dimakan oleh muslim. Untungnya ada Yussy yang sudah biasa tinggal disini. Jadi soal makanan tidak ada kendala :D

Sepanjang perjalanan pemandangannya indah, sayang kami kelelahan, jadi semuanya hanya bisa makan lalu tidur. Ga sempet photo pemandangan deh, hahaha…. Di shinkansen juga sepertinya ga boleh berisik karena suasanya tenang banget. Orang yang bepergian naik shinkansen tampaknya menikmati waktu dengan makan lalu beristirahat.

Setibanya di Kyoto, badan yang tadinya lelah banget, jadi bersemangat lagi saat lihat tempat penginapan yang akan ditempati untuk beberapa hari kedepan.

IMG_1032

Ini dia, rumah kami di Kyoto untuk beberapa hari ke depan, yaayy ^0^

IMG_1033

Terdiri dari 2 lantai. Semua kamar tidur ada di lantai 2. Ada 2 kamar tidur, 1 toilet, 1 tempat mandi lengkap dengan bath-tub nya. Lalu dapur, meja makan/mini bar, ruang keluarga sekaligus ruang tamu dan koridor depan tempat simpan sepatu. Rumahnya tradisional banget. Dari mulai pemandangan diluar sampai interiornya pun semua kayu-kayu ala Jepang sekali. Bau khas tatami langsung tercium oleh saya ketika memasuki rumah sewaan.

Pemilik rumah bernama Seiko-san. Dia tidak bisa berbahasa Inggris. Hanya bisa Bahasa Jepang dan Prancis. Kami sempat mengobrol tapi tidak lama. Sebenarnya yang mengobrol hanya Yussy saja sih. Hehehe.. Setelah Seiko-san berbenah, beliau kemudian mempersilahkan kami beristirahat di kediamannya. Sedangkan dia pergi menuju rumahnya yang lain. Seiko-san juga meminjamkan sepeda lipat miliknya untuk kami pakai selama disini. Senangnyaaa…. Arigatou Seiko-san! ^_^

IMG_1034

Diatas adalah gambar dapur, kamar mandi, toilet dan tempat berdandan. Ada meja makan juga lengkap dengan peralatan masak serta bahan-bahan makanannya dari Seiko-san. Katanya itu sebagian merupakan bahan makanan pemberian dari orang yang menginap sebelumnya dan boleh dimakan juga oleh kami disini ^0^.

IMG_1035

*Rumah sewaan milik Seiko-san. Poto-poto milik Seiko-san sendiri. Japanese style dan Lovely banget. Kami akan menginap untuk 3 hari 2 malam disini :)*

Sehabis berbenah barang-barang. Saya dan suami memutuskan untuk mengirimkan 2 koper kami ke Indonesia duluan lewat Pos. Itu semua gara-gara kami berdua yang kebanyakan bawa pakaian. Sebenarnya alasan lainnya adalah kalap belanja baju waktu kemarin ke Harajuku dan Shibuya. Huhuhu. Kapok deh bawa barang banyak dan belanja segala macam disana :(

Sedikit tips dari saya, kalau mau ke Jepang, ga usah bawa baju banyak juga ga apa-apa. Soalnya disini bajunya trendy dan lucu-lucu. Malah ada baju yang lebih murah daripada makanan. Beneran loohhh!! Saya, suami dan Yussy kalau makan, misalkan makan siang di restoran biasa (waktu di Tokyo kemarin). Bertiga bisa ngabisin (paling murah) 7 ribu yen sekali makan. Bahkan lebih! Apalagi waktu di SS. Columbia Disneysea kemarin. Haduuh harga makananya parah! Kalau kita hitung (yang paling murahnya, BUKAN di SS. Columbia ya!) Tujuh Ribu itu bagi 3 itu kan sekitar 2ribu yen. Dua ribu yen (di beberapa tempat tertentu) bisa beli baju satu stel, atas-bawah.

IMG_1036

Beginilah kantor pos dekat penginapan kami di daerah Higashiyama, Kyoto. Hari masih siang, perjalanan dilanjutkan ke OSAKA! Kami naik shinkansen lagi. Kali ini hanya sebentar karena jarak Kyoto-Osaka itu dekat kalau naik shinkansen. Jadi hanya makan waktu sekitar 15 menitan. Padahal sebenarnya jarak Kyoto-Osaka itu lumayan jauh. Luar biasa ya Jepang :D

IMG_1041

Pemandangan salah satu sisi jalan di Osaka. Lucu, unik dan Japan tradisional banget ya ^_^

IMG_1040

  Akhirnya kesampaian juga makan King-Crab di Osaka nihhhh…… Dagingnya mantaaappppp….. Harganya juga bikin dompet menjeritt hebaat. >_<“IMG_1038Malamnya kami jalan menyusuri setiap sudut kota sampe perut yang sudah diisi oleh King-Crab tadi minta makan lagi. Jadilah kami mampir dulu di warung Teppanyaki. Topingnya bisa pilih sendiri sesuka hati. Penggorengannya bersiiih banget!

IMG_1039

Sempet mampir juga ke Dotonbori dan lain-lain untuk beli oleh-oleh dan koper gede buat wadahnya. Mau photo di papan Glico yang luar biasa gede. Sayang banget maskot Glico nya udah ganti sama yang cewek. Tadinya pengen sama papan Glico yang cowok melambai-lambaikan tangannya. Hehehe….

Berhubunga hari sudah semakin malam. Kami bergegas pulang sebelum stasiun kereta tutup. Kan gawat kalo sampe ga kebagian kereta. Segitu dulu ya untuk hari ini. Terima kasih udah bersedia meluangkan waktunya buat baca postingan GJ, hehe. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata. Semoga bermanfaat ya :)

See you ^0^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *