My First Japan Trip – Day 6 “Don’t Say Goodbye”

Sayang sekali liburan kali ini kurang maksimal jalan-jalannya. Saya seharusnya bisa ke Tokyo Tower di Tokyo, Bamboo Groove, Kuil Fushimi Inari di Kyoto dan wisata alam Jepang yang indah lainnya. Semua tidak sempat gara-gara waktu jalan dihabiskan oleh belanja!

Saya suka belanja tapi sebenernya ga parah-parah amat kaya yang di film. Cuma saya ga enak sama orang-orang yang suka minta jatah oleh-oleh kalau sehabis bepergian. Yussy sempat marah saat mendengar saya bingung beli oleh-oleh bagaimana. Dia bukan marah sama saya, tapi kesal karena katanya orang-orang seenaknya aja minta oleh-oleh. Ga mikirin yang perginya itu bingung dan kesusahan sudah mengorbankan sebagian besar space koper maupun waktu liburan. Emang bener sih apa kata Yussy. Tapi udah terlanjur jadi kebiasaan, ga enak juga. Lain kali kalau ke Jepang lagi saya bakal fokus acara travelnya deh! Oleh-olehnya sedikit aja :D

Berat sekali meninggalkan Kyoto. Dengan sedikit rasa ogah-ogahan. Pagi hari kami menuju shinkansen untuk kembali ke Tokyo. Karena besok paginya harus sudah pulang dari Haneda menuju tanah air. Hari terakhir kami habiskan di daerah Shinagawa. Tujuannya biar gampang kalau mau ke airport. Sore hari Yussy mempertemukan saya dan suami dengan Henry, tunangannya. Kami makan bersama di salah satu restoran china terdekat yang menghidangkan aneka seafood segar.

makan bareng tunangan yussy

Setelah puas makan, (kemudian menyuruh Henry mengatakan beberapa kalimat bahasa Indonesia :p) dan ngobrol santai bersama, Yussy dan Henry mengantar ke Hotel Prince Shinagawa tempat kami menginap lalu pamitan pulang juga ke apartement masing-masing. Sedikit sharing tentang menginap di Jepang. Kalau dilihat dari ukuran budget dan kenyamanan, menurut saya lebih enak menyewa apartemen atau rumah lewat online maupun langsung booking ke warga Jepang daripada harus di hotel. Soalnya dibandingkan 2 tempat yang kami sewa kemarin, menginap di Hotel Prince Shinagawa ini jauh lebih mahal. Padahal tempatnya lebih sempit. Disini kamarnya serba minimalis, tetapi luar biasa fasilitasnya, :D

But, That’s just my two cents…… You can choose what you like :)

Sedih rasanya harus berpisah dengan Jepang dan teman disana. (Saya dan Yussy sempat lama berpelukan XD) Yussy juga sedih katanya kalau saya pulang, gada lagi yang bisa diajak ngomong bahasa Sunda di Jepang. Hehehehe….

Mudah-mudahan masih banyak kesempatan berlibur di negeri sakura yang indah ini untuk saya dan keluarga serta teman-teman.

Masih banyak banget yang mau saya ceritain dari liburan ini. Tapi sekarang segitu dulu, nanti dilanjut lagi postingannya :D

~Doumo Arigatou Gozaimasu~
Jaa Mata ! ^0^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *