Precious Time

Lanjutan postingan galau dari kemarin.

Kalau malam tiba, saat tidak ada gangguan dan pekerjaan rumah atau toko, cek album poto di handphone jadi hobi sampingan saya. Kebanyakan yang ada disitu the one and only, my baby rafa. Dan yang bisa saya simpulkan itu kenyataan bahwa my baby grow up so fast. Too fast, malah!

Seringkali dalam hati saya suka bertanya (pada diri sendiri dan akhirnya dijawab sendiri, nyehehe), kapan bisa punya waktu untuk diri sendiri dan suami lagi. Mengerjakan apa yang harus dan ingin dikerjakan seperti tidur siang, baca buku, bersantai, mandi lama layaknya ABG, nonton midnight, pelesiran ke tempat-tempat yang belum pernah didatangi… yaa…hal-hal sepele lainnya… Termasuk Makan makanan selagi hangat, makan mie yang tidak lembek dan mengembang, minum minuman dengan tenang dan tanpa terganggu. Tanpa harus perang makanan. Tanpa harus bergulat dan bersusah payah….

Me-time tampaknya menjadi sesuatu yang mahal saat ini. Walaupun begitu saya sangat yakin lima sampai 10 tahun lagi saat-saat itu pasti akan datang.

Tapi 5-10 tahun dari sekarang belum tentu anaku masih mau disuapi. Belum tentu masih mau dimandikan. Belum tentu anaku mencari saya untuk menemani dia tidur, belum tentu bakalan dipercaya untuk dikasih keturunan lagi dan belum tentu semua yang dialami sekarang bisa terjadi lagi nanti. My Routine won’t be the same without the Baby :(

Buku, tempat pelesiran, waktu tidur, mie dan nasi hangat akan tetap sama seperti itu setiap kali, tetapi anaku menjadi bayi hanya sekali seumur hidupnya, So… I must enjoy the precious time I have with him right now, selagi masih mau dipeluk-peluk dan dicium-cium… muaah muah…. <3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *