Selamat Datang Anaku Sayang

Hari Senin, tanggal 21 januari 2013 jam 11:19 wib adalah salah satu waktu yang paling membahagiakan di dalam hidup saya. Raffasya Putra Permana, anak pertama saya dan suami telah lahir dengan lancar serta normal. Awalnya perkiraan dokter itu lahiran jatuh di tanggal 22 januari. Alhamdulillah tanggal 21 sudah brojol, hehehe….

Panggilan bayi saya adalah Afa atau bisa juga Rafa. Lahirnya di RSIA Hermina Pasteur Bandung dengan cara persalinan normal dibantu dokter. Sewaktu dilahirkan beratnya hanya mencapai 2.4kg saja. Padahal berat saya naik sampai 25kg saat mengandung. Dokter dan para bidan yang membantu persalinan sangat terkejut ketika melihat tali pusar bayi saya yang ternyata telah tersimpul. Benar-benar bersyukur karena simpulnya terjalit longgar, jadi bayi yang dikandung masih dapat oksigen dan makanan walaupun hanya sedikit.

afababyDugaan bahwa bayi kami akan lahir dengan berat diatas 3kg ternyata salah.

Sebelum lahiran ketika kontrol kandungan rutin ke rumah sakit kami cemas karena saat memasuki bulan ke 9 berat bayi hanya bertambah sedikit. Padahal sebelumnya dari usia kandungan menginjak 6-8 bulan kenaikan berat badan bayi sangat signifikan. Kenaikan berhenti di angka 2.3-2.4kg saja. Dokter menyatakan tidak usah cemas karena hasil USG tidak menunjukan adanya kejanggalan yang terjadi pada bayi. Detak jantung bayinya pun normal serta sehat. Sungguh saya sangat bersyukur sudah diberikan kesempatan untuk melahirkan di minggu ke 37. Ternyata kami masih diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk dititipi mengurus anak.

Proses kelahiran saya menurut dokter tergolong cepat karena tidak butuh waktu lama untuk menunggu pembukaan. Saya sudah merasakan mulas sejak pukul 4 pagi. Dan pecah ketuban pada jam 8 pagi setelah sarapan. Sebelum ke rumah sakit, ketika suami dan keluarga saya menyiapkan berbagai macam keperluan untuk cek in bersalin di rumah sakit, saya sempat mandi dulu sebentar. Saat mandi, darah dan cairan putih kental sudah keluar. Tiba di rumah sakit pukul setengah 10 pagi. Saat itu pembukaan saya sudah 3. Tidak lama kemudian meningkat terus menjadi 4. Pada pukul 10 saya sudah merasakan puncak dari rasa mulas, tetapi dokter belum mengizinkan saya untuk mengedan karena pembukaan blum sempurna. Dan saat pukul 11 siang lebih tibalah saat saya diijinkan untuk mengedan. Alhamdulillah hanya dalam 2 kali mengedan, bayi saya sudah keluar. Pukul 11 lebih 19 menit siang hari itu pun jadi jam kelahiran anak pertama saya. Suami saya dengan sabar menemani sepanjang proses mulas dan persalinan.

Saya sangat bersyukur sudah mengukuti program senam hamil serta menjalani aktivitas yang menyenangkan sepanjang kehamilan seperti jalan-jalan santai di pagi hari atau mengikuti kegiatan khusus yang diikuti oleh para ibu hamil. Selain bisa menambah pengetahuan tentang persiapan kelahiran dan persalinan, sesama ibu hamil dapat bertukar cerita mengenai pengalamannya masing-masing. Hal itu sangat membantu.

edited : karena suatu hal, nama anak kami digantikan menjadi RAFA PUTRA PERMANA. Gimana? lebih simple kan? :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *