Tips Travelling Saat Hamil Episode Singapura

Saat hamil kedua ini hal yang langsung terbesit dalam benak saya adalah apakah saya masih bisa dan boleh travelling? Sempat ‘maju-mundur’ terus gara-gara bimbang pergi atau tidak. Selama hamil anak pertama bisa dibilang saya aktif banget gerak tapi ga kemana-mana (ga sampai naik pesawat gitu) karena sibuk mengurusi kerjaan… sok keren*** :p

Dan di awal minggu kemarin saya beserta keluarga dapat kesempatan jalan-jalan ke Singapura dalam rangka liburan taun baru yang tertunda. Hehehe… Lumayan, jadi ada sedikit pengalaman yang bisa saya share disini.

Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan secara khusus selama perjalanan apabila bumil kebelet pengen traveling, yaitu :

1. Keselamatan

Pastikan bahwa perjalanan tidak terlalu lama sehingga terhindar dari resiko yang bisa terjadi saat berada di kendaraan baik darat, laut, maupun udara. Point penting lainnya adalah sebelum membeli tiket, bumil sangat diwajibkan menemui dokter kandungan dahulu untuk memastikan kondisi badan dan janin dalam keadaan baik sehingga memungkinkan untuk bepergian menggunakan pesawat.

Biasanya dokter kandungan selalu khawatir akan turbulensi pesawat yang dapat terjadi kapan saja. Selain itu, tekanan udara yang lebih rendah di kabin pesawat bisa mengakibatkan kelahiran mendadak/yang tidak dikehendaki. Namun hal itu tidak akan terjadi jika kondisi badan fit. Karena kondisi badan yang fit dapat secara otomatis menyesuaikan kondisi.

Saat berada di pesawat sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi. Tapi ga enak juga sih kalo malah jadi beser. Bisa diatur sesuai kebutuhan aja ya moms :)

Kalo perjalanan dirasa agak memakan waktu lama, sering-seringlah bangun dan jalan-jalan di lorong kabin untuk meregangkan otot dan menghindari penyumbatan pembuluh darah. Jalannya hati-hati, jangan sampe kesenggol penumpang lain ya, dan jangan grasak-grusuk, santai aja. Hehehe….

Pasang sabuk pengaman pada perut bagian bawah biar janinnya ga keteken.

2. Waktu keberangkatan dan Ketentuan Maskapai

Setiap maskapai penerbangan Indonesia memiliki peraturan yang bisa saja berbeda kalo menyangkut pelayanan kepada penumpang ibu hamil. Nanti bumil harus kontak maskapainya dulu ya. Biar ada kejelasan peraturan jadi ga bikin galau :D

Tetapi hampir semua maskapai tidak memperbolehkan bumil terbang kalo sudah satu bulan menjelang kelahiran. Kadang maksimal penerimaan ijin terbang itu dibawah usia 7 bulan. Soalnya ada kemungkinan bumil bisa lahiran di usia tersebut. Peraturan tersebut harus dipatuhi tentunya demi keselamatan bumil dan bayi ya.

Jadi, ketentuan maskapai menentukan waktu keberangkatan juga. Maskapai penerbangan biasanya selalu meminta surat keterangan dari dokter yang menyatakan usia kehamilan dan kondisi bumil bisa melakukan travelling dengan pesawat.

Kemarin saya ke Singapura lagi saat usia kandungan kurang lebih 4 bulanan :)

1170840_1699461360269083_2011324008042776472_n

waktu di Marina Bay Sands Hotel 

3. Barang Bawaan dan Makanan

Yang paling penting jika bepergian saat hamil adalah membawa obat-obatan darurat yang tentunya aman dikonsumsi bumil serta dan vitamin sesuai resep dari dokter ya moms. Supaya tetap fit dan terjaga kalau ada hal-hal tidak terduga selama travelling. Kalo saya suka bawa barang tambahan seperti Minyak kayu putih atau aromatherapy dan permen biar bisa ngusir rasa mual sewaktu-waktu.

jagakoper

Rafa jaga koper

Untuk makanan ibu hamil wajib makan makanan sehat & bergizi agar protein dan vitamin bagi pertumbuhan janin bisa tercukupi. Usahakan jangan dulu jajan sembarangan. Kan bisa berabe kalo sampe sakit gara-gara makanannya ga dijaga pas jalan-jalan :(

4. Pakaian/Maternity Outfit

Mau lagi traveling atau ga pastinya bumil wajib pake pakaian yang nyaman. Pilih baju yang longgar, dingin dan menyerap keringat karena selama kehamilan tubuh akan secara otomatis memproduksi keringat berlebih. Jangan lupa membawa underwear yang agak banyak supaya bisa leluasa ganti saat kegerahan. Atau kalo malas bawa baju banyak, bumil bisa menyisihkan budget lebih untuk membeli pakaian dalam pas jalan-jalan. Enak ‘kan jalan-jalan sambil shopping ke center, hehehe :p

Kalo saya biasa pake baju casual seperti kaos oblong longgar yang panjang dan pake bawahan legging khusus hamil biar ga neken rahim. Terus nih ya, kalo lagi hamil itu kan biasanya mengalami ketidakseimbangan hormon yang bikin daerah sekitar kewanitaan kita seringkali basah dan lembab. Sangat disarankan untuk bawa pantyliner. Soalnya kerasa banget membantu dan menghindari serangan jamur, bakteri, ataupun infeksi saluran kencing.

Buibu jangan lupakan sepatu & sendal juga masuk ke jajaran komponen penting karena kondisi kaki sewaktu hamil bakalan gampang pegel dan membuat kita tidak nyaman berjalan lama-lama. Makanya harus pilih sepatu/sendal empuk dan ga kesempitan. Kalo kesempitan takutnya menghambat peredaran darah. Ceyeemm~

Btw, sewaktu hamil anak pertama, ukuran kaki saya sempat membengkak dan butuh ukuran lebih besar dari biasa. Pas hamil sekarang Alhamdulillah ukuran kaki tetap normal.

12509713_1701543063394246_2541519199047372871_n

Sebenarnya pas kita lagi hamil, ga ada masalah untuk travelling kemana pun. Asalkan kondisi kehamilan kita sehat. Misalkan tidak ada flek dan gejala riskan lainnya. Dan pastikan perjalanan yg akan ditempuh relatif pendek alias tidak memakan waktu yang lama agar resiko bisa diminimalkan. Yang penting ga bikin kita kecapean.

Curcol dikit tentang Itinerary di Spore kemarin boleh ya…. boleh donk :p
Awalnya kami sepakat untuk pilih tempat-tempat yang kiddos and bumil friendly seperti jalan-jalan di Garden by the bay, Safari Zoo, Safari Night dan River Safari plus Jurong Bird Park serta SEA Aquarium Singapura. Terakhir kami bingung ngehabisin waktu sisa di Singapore. Karena bawa adik-adik dan teman-teman juga (kasian kalo dibawa jalan-jalannya cuma ke tempat main anak :D) jadi jatuhlah pilihan ke USS.

madagaskar

Pengalaman saat ke Universal Studios di Singapore pas hamil. Awalnya saya mikir masih bisa naik wahana anak yang relatif aman seperti madagaskar, kereta dan nonton Shrek. Taunya semua wahana ada larangan ibu hamil untuk naik. Hadeuuuhh jadilah saya bengong aja diluar sambil makan cemilan yang ga abis-abis. Sediiiihhh bu! :( Kesimpulannya kalau bumil mau wisata ke taman bermain pastikan dulu sebelumnya. Jangan sampai kaya saya jadi harus nunggu di luar sendirian.

12507137_1700578580157361_4521230230427269792_n

Pas iseng baca-baca lagi di blog bumil lainnya ada juga sih yang enjoy aja nikmatin wahana anak seperti wahana carousel, Shrek 4d, waterworld sama Kereta Treasure Hunter. Padahal di papan pemberitahuan ada peringatan larangannya juga. Yah, jatuhnya gambling juga sih. Kalo saya memang ga mau ambil resiko, walaupun jujurnya sangat-sangat mupeng, hehehe….

Anyway, yang paling menyenangkan ketika travelling pas hamil itu adalah kita jadi dapat banyak perhatian dari suami dan keluarga juga orang-orang disekitar. Suami lebih perhatian. Biasanya selalu tanya sudah capek atau lapar dan lain-lain yang ga kalah so sweet-nya sama drama korea, hahaha… Selama di Singapura sebagai ibu hamil saya selalu dapet privillege misalnya sewaktu naik MRT atau saat antri. Senangnya~ ^_^

12418004_1699484246933461_6270083826689405262_n

Tapi ingaattt…. Semua balik lagi ke kondisi masing-masing ya mommies :) Jangan terlalu memaksakan apabila ada gejala yang mungkin dapat membahayakan kondisi ibu dan janin.

“What makes you happy will make your baby’s healthy”

So, kalau keadaan bumil dan janinnya sehat, travelling saat hamil…. Why Not? :D

10623013_1700097110205508_6179191970195072047_n

Semoga bermanfaat ya. Happy Traveling Mommies :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *